BGN Bergerak Cepat Tangani Keracunan MBG, Standar Dapur Diperketat
- Created Jan 14 2026
- / 3093 Read
Kasus dugaan keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Januari 2026 menjadi perhatian serius pemerintah. Sejak laporan pertama muncul di sejumlah daerah, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung terlibat aktif dalam penanganan bersama pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat. Fokus utama diarahkan pada keselamatan korban, penghentian sementara operasional dapur yang diduga bermasalah, serta investigasi menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.
Di lapangan, penanganan medis terhadap korban dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. BGN memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang diperlukan di fasilitas kesehatan, sekaligus berkoordinasi agar biaya pengobatan dapat ditangani dengan baik. Langkah ini menjadi wujud tanggung jawab negara dalam melindungi penerima manfaat MBG, terutama anak-anak sekolah yang menjadi sasaran utama program tersebut.
Tidak berhenti pada penanganan darurat, BGN juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai produksi MBG. Pemeriksaan mencakup kualitas bahan baku, proses pengolahan di dapur penyedia, hingga distribusi dan penyajian makanan. Dapur yang tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi diberikan sanksi tegas, mulai dari peringatan hingga penghentian operasional sementara. BGN menegaskan bahwa perbaikan standar menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebagai langkah preventif, BGN memperkuat kebijakan sertifikasi dapur MBG dengan mewajibkan pemenuhan standar laik higiene sanitasi secara ketat. Pelatihan bagi pengelola dapur dan mitra penyedia makanan juga diperluas, sehingga pemahaman tentang keamanan pangan semakin merata. Upaya ini sejalan dengan komitmen BGN untuk menjadikan 2026 sebagai tahun penguatan kualitas, dengan target meminimalkan bahkan meniadakan kejadian luar biasa dalam pelaksanaan MBG.
Respons cepat dan terbuka dari BGN menunjukkan bahwa program MBG tidak dibiarkan berjalan tanpa pengawasan. Justru, insiden ini dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem, memperkuat pengendalian mutu, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan langkah korektif yang tegas dan transparan, pemerintah menegaskan bahwa keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama, sekaligus memastikan tujuan besar MBG dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat tetap berjalan secara berkelanjutan.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















